. Sudah Masuk Ranking, Tiga Calon Siswa Jalur MBK di SMAN 2 Padalarang Justru Dinyatakan Tak Lolos, Ada Apa?

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:34 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat ,BANDUNGONE.NET – Sejumlah wali murid mempertanyakan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap II melalui jalur afirmasi Murid Berkebutuhan Khusus (MBK) di SMAN 2 Padalarang. Mereka menilai terdapat ketidaksesuaian dalam proses verifikasi yang berujung pada tidak diterimanya tiga calon peserta didik, meskipun sebelumnya telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan masuk dalam daftar peringkat (ranking).

Menurut keterangan para wali murid, ketiga calon siswa telah mengikuti seluruh tahapan pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka juga telah melampirkan surat keterangan dari dokter psikolog rumah sakit yang memiliki kompetensi dan perizinan sebagaimana dipersyaratkan dalam mekanisme pendaftaran jalur afirmasi MBK.

Namun, dalam rapat dewan guru, ketiga calon siswa tersebut dinyatakan tidak lolos seleksi. Para wali murid mengaku memperoleh penjelasan dari panitia SPMB bahwa terdapat ketidaksesuaian antara hasil pemeriksaan psikolog dengan nilai rapor calon peserta didik.
Penjelasan tersebut dipersoalkan oleh para orang tua. Mereka berpendapat bahwa dalam jalur afirmasi MBK, surat keterangan dokter atau psikolog merupakan dokumen untuk membuktikan kondisi peserta didik, sedangkan nilai rapor memiliki fungsi tersendiri sesuai ketentuan seleksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut mereka, kedua dokumen tersebut tidak semestinya dipertentangkan sebagai dasar untuk menggugurkan kelulusan tanpa penjelasan yang rinci dan transparan.

“Kami merasa keputusan itu diambil secara sepihak. Seluruh persyaratan sudah kami lengkapi sesuai prosedur jalur MBK, tetapi pada akhirnya anak kami dinyatakan tidak lolos,” ujar salah seorang wali murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Ia juga mengaku prihatin terhadap kondisi psikologis anak-anak yang sebelumnya telah melihat namanya berada dalam daftar peringkat, namun akhirnya dinyatakan tidak diterima. Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan tekanan mental bagi para calon peserta didik.

Para wali murid berharap Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat maupun pihak terkait dapat melakukan peninjauan terhadap proses verifikasi dan pengambilan keputusan dalam seleksi jalur afirmasi MBK di SMAN 2 Padalarang. Mereka meminta adanya penjelasan yang terbuka agar tidak menimbulkan persepsi ketidakadilan dalam pelaksanaan SPMB.

Hingga berita ini disusun, pihak SMAN 2 Padalarang belum memberikan keterangan resmi terkait alasan dan dasar pertimbangan keputusan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak sekolah, panitia SPMB, maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.  ( Tim investigasi )

Berita Terkait

Kapolres Cimahi Gandeng Ojol Jaga Keamanan, Aktivis Nasional: Ini Kolaborasi Positif dan Taktis
Belum Ada Musyawarah, Sanggahan Sudah Muncul ke Publik: Ada Apa dengan P2K Lae Ikan?
Rutan Kelas I Medan Perkuat Sinergitas Bersama Polsek Medan Helvetia dan Koramil 06 Medan Sunggal
Ka KPLP Lapas Binjai Pimpin Apel Regu Pengamanan, Pastikan Kesiapsiagaan dan Disiplin Petugas
PERON 26 Perkuat Solidaritas Driver Online, Perjuangkan Kesejahteraan dan Kepastian Hukum
Prabowo, Anies dan Samsuri, S.Pd.I, M.A adalah Tiga Besar Tokoh Nasional Potensial untuk Pilpres 2029
Polresta dan Oknum Satpol PP Diminta Tindaklanjuti Laporan Penganiayaan AW
Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakya

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:42 WIB

13 Paket Sabu Tersembunyi di Bawah Lantai Kedai, Dua Pria Diamankan Polres Aceh Tenggara

Selasa, 29 September 2026 - 14:13 WIB

Bersama Bhayangkari, Kapolres Aceh Tenggara Ulurkan Kepedulian Kepada Masyarakat Terdampak Banjir

Senin, 28 September 2026 - 13:42 WIB

Pelajar Bergantungan di Angkutan, Polres Aceh Tenggara Turun Tangan Demi Keselamatan

Jumat, 25 September 2026 - 10:30 WIB

Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Gerak Cepat Unit Identifikasi Polres Aceh Tenggara, Tangani TKP Warga Meninggal di Perapat Sepakat

Senin, 21 September 2026 - 15:16 WIB

Strong Point Pagi Hari, Personel Polres Aceh Tenggara Perkuat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Kesiapsiagaan, Hadapi Potensi Bencana dengan Respons Cepat

Jumat, 18 September 2026 - 11:54 WIB

Di Tengah Musibah, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Hadir Menguatkan Korban Kebakaran

Berita Terbaru